Ahmad Fauzi Hamdhani 4
4.6 COLLECTOR FEEDBACK CONFIGURATION
Collector feedback configuration ini adalah
metode biasing bergantung beta lain yang membutuhkandua resistor untuk memberikan bias DC yang diperlukan untuk transistor.
Collector ke base feedback configuration memastikan
bahwa transistor selalu bias di wilayah aktif terlepas dari nilai Beta (ß).Tegangan bias basis DC berasal dari tegangan kolektor VC, sehingga
memberikan stabilitas yang baik.Di sirkuit ini, resistor bias dasar, RB terhubung ke kolektor
transistor C, bukannya ke rel tegangan suplai,Vcc. Sekarang jika arus kolektor meningkat, voltase kolektor
turun, mengurangi drive dasar dan dengandemikian secara otomatis mengurangi arus kolektor untuk
menjaga titik -Q transistor tetap. Oleh karenaitu metode collector feedback configuration ini menghasilkan
feedback negatif di sekitar transistorkarena ada feedback langsung dari terminal keluaran ke
terminal input melalui resistor, RB.Karena tegangan biasing diturunkan dari penurunan tegangan
pada resistor beban, RL, jika arus bebanmeningkat maka akan terjadi penurunan tegangan yang lebih
besar pada RL, dan tegangan kolektoryang dikurangi, VC. Efek ini akan menyebabkan penurunan yang
sesuai pada arus basis, IB yang padagilirannya, mengembalikan IC ke normal.Reaksi sebaliknya juga akan terjadi ketika arus kolektor transistor
berkurang. Kemudian metode biasingini disebut self-biasing dengan stabilitas transistor
menggunakan jenis jaringan bias umpan balik yangumumnya baik untuk sebagian besar desain amplifier
2.Dapat memahami rangkaian collector feedback configuration.
3.Dapat mensimulasikan rangkaian collector feedback configuration.
1. Alat
2. Bahan
2. Ground sebagai potensial nol :
Dalam sistem elektronika ground berarti sebuah titik referensi umum atau tegangan potensial sama dengan "tegangan nol".Ground bresifat reltif,karena dapat memilih titik dimana saja dalam sirkuit untuk dijadikan ground untuk mereferensi semua tegangan dalam rangkaian.
Ground juga berfungsi untuk menetralisir cacat (noise) yg disebabkan baik oleh daya yang kurang baik,atau kualitas komponen yang tidak standard.
3. Resistor sebagai tahanan:
4. Kapasitor sebagai penyimpan energi listrik:
Fungsi dari kapasitor adalah Sebagai Penyimpan arus atau tegangan listrik. Sebagai Konduktor yang dapat melewatkan arus AC (Alternating Current) Sebagai Isolator yang menghambat arus DC (Direct Current).
Sesuai dengan gambar rangkaian di atas. Hitunglah nilai RC dan RE ? Jika diketahui :
VCC = 12 Volt
VEE = 6,4 Volt
Dan pada titik kerja Q nilai IE = 2 mA dan VCB = 6 Volt
Jawab:
A. emitor
B. Basis
C.Supply tegangan
D.Tegangan bias
2). Konfigurasi umpan balik Kolektor membantu menstabilkan
A.Tegangan bias
B. Tegangan kolektor
C. Arus bias
D. Kolektor saat ini
3). Umpan balik Kolektor membantu menghindarkan
A. Mode Aktif Terbalik
B. Jepit
C. Pelarian Termal
D.Kerusakan
5. Percobaan[Back]
A. A.Prosedur Percobaan:
- Download Rangkaian 4.38 klik disini
- Download Rangkaian 4.39 klik disini
- Download Rangkaian 4.40 klik disini
- Download Rangkaian 4.41 klik disini
- Download Rangkaian 4.42 klik disini
- Download Rangkaian 4.43 klik disini






















Komentar
Posting Komentar